Tips Kesehatan Mental untuk Milenial yang Lelah

Admin - 2019-05-02

Generasi milenial yang merasa batinnya lelah bukanlah hal baru. Paparan sosial media, tuntutan pekerjaan, hingga ketidakpastian hidup, tak mengherankan membuat kita gampang cemas, stres, dan frustasi. 
 
Semua keluhan itu adalah bentuk dari kelelahan mental yang jika tidak diatasi bisa berkembang menjadi depresi. Penelitian menyebut, angka depresi pada kelompok milenial muda terus meningkat.
 
Tren itu memang mencemaskan. Namun, bukannya kita tidak bisa berbuat apa-apa. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan hidup yang tidak ada habisnya.
 
Untuk melakukannya, mulailah dari hal-hal kecil, kebiasaan sederhana yang bisa mendatangkan rasa rileks jika dilakukan setiap hari. 
Berikut beberapa kegiatan yang direkomendasikan:
 
1. Kekuatan berkata “tidak”
Saat dewasa, banyak orang menganggap bahwa jika kita ingin menggunakan kata “tidak” maka harus siap dengan penjelasan yang panjang dan alasannya.
 
Padahal, kata “tidak” bisa mencegah kita mengalami “burn-out” perasaan lelah bekerja berlebihan. Tak perlu sungkan mengatakan “tidak” jika sudah merasa kewalahan, baik dalam pekerjaan atau hubungan.
 
2. Membuat jurnal
Tidak perlu keluar uang untuk melakukan kegiatan menulis jurnal setiap hari. Penelitian menunjukkan, menulis jurnal dapat mengatasi kecemasan, mengurangi stres, dan gejala depresi. 
 
Menuliskan hal menarik dan kita anggap penting di jurnal juga dapat meningkatkan mood. Kita pun akan lebih rileks karena mengijinkan rasa takut, masalah, dan perhatian kita diutamakan.
 
3. Yoga di kamar
Kamu mungkin sudah sering mendengar manfaat yoga. Tapi, pernahkah kamu dengan ringan kaki datang ke studio yoga untuk melakukannya?
 
Untuk orang yang sibuk seperti kamu, bantuan teknologi bisa jadi solusi. Tinggal buka aplikasi Youtube dan lakukan yoga dari dalam kamarmu. Lakukan rutin setiap hari sekitar 10 menit dan rasakan manfaatnya.
 
4. Daftar apresiasi
Selain membuat jurnal, membuat daftar hal-hal yang kamu apresiasi setiap hari juga penting bagi kesehatan mental. Letakkan satu buku kecil di samping tempat tidur dan setiap malam tuliskan daftar 1-10 hal positif yang terjadi sepanjang hari.
 
Menulis 10 hal mungkin awalnya terasa sulit, tetapi ini akan membantu kita merefleksikan hal-hal kecil sepanjang hari yang biasanya mudah kita lupakan. Saat sedang merasa sedih, daftar hal berharga itu adalah penguat batin.
 
5. Sadari fungsi media sosial
Media sosial memang memikat, memberikan gambaran akan hidup yang sempurna dan indah. Faktanya, apa yang ditampilkan orang di media sosial hanya yang bagus-bagus saja. 
 
Kenyataan tersebut seharusnya kita sadari. Tidak perlu berlebihan menanggapi apa yang disajikan di media sosial. 
 
 
Source:  kompas.com
.