Lima Cara Mudah Agar Tubuh Lebih Sehat Selain dengan Olahraga

Admin - 2019-03-08

Ketika berbicara tentang tubuh sehat, itu tidak harus selalu dicapai dengan berolahraga. Faktanya, ada beberapa praktik dan kebiasaan sehari-hari yang juga bisa membuat tubuh kita sehat. Berikut di antaranya:
 
Santai saat makan
Di zaman sekarang ini, apa pun yang kita lakukan– termasuk makan–cenderung dalam kecepatan tinggi. Dan itu tidak baik bagi kesehatan. Para ahli gizi menyarankan untuk melambat sejenak dan mengunyah perlahan makanan kita antara 20 hingga 30 kali. Dengan begitu, tubuh lebih mudah mencerna dan menyerap apa yang kita konsumsi.
 
Kelly Johnston, ahli gizi dari Parsley Health, mengatakan, semakin sering kita memecah makanan di mulut, maka ia lebih mudah diserap di usus. Oleh sebab itu, demi proses pencernaan yang lebih baik, cobalah menyisihkan lebih banyak waktu untuk mengunyah makanan.
 
“Saya sering mengatakan bahwa baris pertama pencernaan adalah mulut kita. Jadi, mengunyah adalah bagian penting dari itu,” kata Johnston. “Semakin sedikit pekerjaan yang dilakukan di mulut Anda, maka semakin banyak aktivitas di perut dan usus. Itu bisa menyebabkan kembung dan sembelit,” tambahnya.
 
Makan dengan perlahan juga membuat kita merasa lebih kenyang sehingga mencegah konsumsi berlebihan.
 
Cegah distraksi saat makan
Para ahli gizi mengatakan, makan siang di meja sambil mengerjakan tugas kantor, bukanlah pilihan yang baik bagi kesehatan. Tubuh akan kesulitan memprioritaskan proses pencernaan saat berada dalam keadaan stres. “Meningkatnya hormone stres kortisol dapat membuat nutrisi sulit dicerna. Ini akan mengganggu proses pencernaan,” jelas Tracy Lockwood Beckerman, ahli diet di New York.
 
Jika memang terjebak dalam situasi tersebut, Lisa Young, profesor gizi di New York University, menyarankan kita untuk benar-benar memikirkan apa yang akan dikonsumsi. Ini membantu mencegah makan berlebihan–yang sering terjadi saat kita lebih fokus ke layar komputer dibanding makanan yang masuk ke dalam mulut.
 
Jangan konsumsi makanan olahan
Makanan olahan memiliki kandungan sodium dan gula yang tinggi yang berbahaya bagi tubuh. “Makanan olahan memiliki filler dan bahan pengental yang dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam menyerap vitamin dan nutrisi penting dari makanan sungguhan,” papar Beckerman.
 
Berusaha mengganti makanan olahan adalah cara terbaik agar lebih sehat. Fokuslah pada jenis makanan yang tersedia di alam, seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, ikan, dan daging.
 
Tidur yang cukup
Ketika Anda ingin memanfaatkan sebaik mungkin waktu yang dipunya untuk mengerjakan semua hal dalam hidup–seperti bekerja, berkegiatan sosial, mengurus keluarga, olahraga, memasak makanan sehat dan yang lainnya – terkadang jadwal tidur yang cukup justru terabaikan.
 
Padahal, mendapat tidur yang cukup harus menjadi prioritas tertinggi. Dengan tidur, tubuh kita akan lebih rileks dan ‘mendapat perbaikan’ setelah berkegiatan seharian. Kebutuhan tidur antara satu orang dan yang lainnya mungkin berbeda. Namun, Johnston mengatakan, setidaknya kita harus tidur selama tujuh hingga sembilan jam per harinya. Jika tidak mendapatkan tidur yang cukup, tubuh akan mengalami kesulitan pada esok hari.
 
“Penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda tidak mendapat tidur yang cukup, tubuh secara otomatis mengalami peningkatan gula darah di hari berikutnya karena tidak mengalami metabolisme yang baik,” ungkap Johnston.
 
Selain itu, kurang tidur juga mengganggu keseimbangan hormon lapar dan kenyang, yang akhirnya menimbulkan perasaan ‘kosong’ dan ingin makan terus. Bahaya lainnya, tidak cukup tidur menurunkan kadar leptin, hormon yang membantu mengatur keseimbangan energi tubuh dengan menghambat rasa lapar. Efeknya? Kita jadi berhasrat untuk mengonsumsi makanan manis dan banyak gula.
 
Menemukan cara untuk menghilangkan stres
Stres kronis, memiliki banyak efek negatif pada tubuh. Mulai dari depresi dan kecemasan hingga penyakit gastrointestinal dan kardiovaskular. Demi kepentingan kesehatan, sebaiknya kita segera menemukan cara untuk mengatasi stres.
 
Bagi beberapa orang, caranya bisa dilakukan dengan berolahraga seperti berjalan kaki atau yoga. Bagi yang lainnya, mungkin menulis buku harian, meditasi, dan menumpahkan keluh kesah pada orang terdekat, dapat menghalau stres.
 
“Penting untuk mengisi ulang baterai kehidupan Anda,” pungkas Johnston.
 
 

Source:  nationalgeographic.grid.id

.