199 Orang Pencatat Meter 'Dibuang' PLN Tanpa Gaji 2 Bulan

Admin - 2017-09-06

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dianggap melakukan tindakan semena-mena terhadap seratusan pencatat meter. Ada sebanyak 199 pencatat meter yang bekerja untuk Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah I Sumatera Bagian Utara mengancam akan merubuhkan pagar kantor, Kamis (24/8/2017). Ancaman ini disampaikan pekerja karena mereka sudah dua bulan tidak digaji.

"Kalau sudah lapar, apapun terjadi ini. Kalau kawan-kawan mau dapat gajinya, ayo kita merapat. Ayo kita masuk," teriak Erwinsyah salah satu pekerja saat memimpin demo.  Mendengar arahan itu, para pekerja yang tadinya berdiri di pinggir jalan merapat ke mobil komando. Mereka mulai mendekati pagar kantor PLN Wilayah I Sumbagut yang dijaga ketat kepolisian. "Kalau kita enggak dikasih masuk, kita sontak saja pagar ini. Kenapa pulak kita enggak dikasih masuk," ungkap Erwinsyah yang akrab disapa Bang Jenggot ini.

Melihat massa merapat ke pagar depan, Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu lantas mendekat ke pintu depan. Ia kemudian meminta anggotanya untuk tetap mempertahankan barisan di depan pintu masuk.

source : http://medan.tribunnews.com/medan-terkini

.