Pemko Medan supaya segera membongkar bangunan kuliner yang ada di sekitar areal Merdeka Walk

DPRD Medan meminta Pemko Medan supaya segera membongkar bangunan kuliner yang ada di sekitar areal Merdeka Walk. Areal itu dianjurkan supaya difungsikan kembali menjadi ruang terbuka hijau dan taman kota yang modern. Hal tersebut ditegaskan Boydo HK Panjaitan selaku juru bicara Fraksi PDIP DPRD Medan, ketika menyampaikan pendapat saat menggelar rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Medan, terhadap nota pengantar kepala daerah atas Ranperda tentang pertanggungjawaban APBD Anggaran 2016, di gedung DPRD, Rabu (23/8).

Dikatakan Boydo, yang juga Ketua Komisi C DPRD Medan ini, desakan pembongkaran bangunan kuliner itu karena PT Orange Indonesia Mandiri (PT OIM) selalu pengelola Merdeka Walk menunggak retribusi sewa tanah ke kas Pemko Medan hingga saat ini sebesar Rp1,9 miliar. Untuk itu, kerja sama Pemko Medan dengan PT OIM sebagaimana yang tertuang surat perjanjian No 511.3/11297 dan 007/OIM/VII/2004 Tertanggal 27 Juli 2004 perihal pengelolan lokasi sisi barat Lapangan Merdeka didesak supaya ditinjau kembali dan segera ditutup. Ditambahkan, Fraksi PDIP DPRD Medan menilai kerja sama itu tidak berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pos retribusi daerah.

source : http://waspada.co.id/

.